Senin, 23 Januari 2017

TUGAS IPAL

Presentasi Tugas IPAL bentuk Power Point (ppt) dan Makalah (pdf)


https://drive.google.com/drive/folders/0B3VyX6SkAVrGZWV1SkNESzdSNHc


Fahmi Shidiq 22415380

2IC01

Rabu, 29 Juni 2016

Tutorial Excel

MENGENAL ELEMEN DASAR EXCEL
?    Icon control menu, digunakan untuk mengontrol jendela yang sedang aktif.
?    Baris judul (title bar), berisi nama program aplikasi dan nama file yang sedang aktif.
?    Baris menu (menu bar), berisi barisan perintah berupa menu, seperti menu file, edit, view, insert, format, tools, data windows, dan help.
?    Tombol ukuran (sizing button)
?    Baris toolbar (toolsbar), berisi tombol yang digunakan untuk menjalankan suatu perintah dengan cepat dan mudah, terutama untuk perintah-perintah yang sering anda gunakan.
?    Bari penggulung (scroll bar), untuk menggeser layar kekiri atau kekanan gunakan baris penggulung mendatar, sedangkan untuk menggeser layar keatas kebawah gunakan garis penggulung tegak.
?    Baris rumus (formula bar), akan menampilkan informasi mengenai isi sel yang sedang aktif dilembar kerja.
?    Office assistant, ditampilkan dalam bentuk animasi.
?    Minimize, untuk menyembunyikan jendela aplikasi pada desktop.
?    Maximize, untuk memperbesar ukuran jendela aplikasi keukuran sebelumnya.
?    Close, untuk menutup jendela aplikasi dan keluar dari program.
?    Status bar, terdapat pada bagian bawah jendela, yang menampilkan pesan dari program.
?    Toolbar drawing, untuk mempercantik lembar kerja yang berupa tombol-tombol yang dapat digunakan agar lembar kerja terlihat bagus dan rapi.
?    Penunjuk sel, memperlihatkan sel yang aktif.
PENGENALAN WORKSHEET
Worksheet adalah jendela lembar kerja yang aktif saat ini yang merupakan piranti untuk menganalisa data yang anda masukkan. Kalian dapat mengatur data dalam kolom dan baris yang tersedia, dimana setiap worksheet Microsoft excel dibagi menjadi 256 kolom (terdiri dari A, B, C, dan seterusnya).
Sel adalah perpotongan antara kolom dengan baris. Misalnya sel B2 artinya sel terletak pada kolom B dan baris ke-2.
Range adalah kumpulan beberapa sel. Misalnya B2:B5 artinya kumpulan dari sel B2 sampai dengan sel B5.
FASILITAS FILL
Fasilitas ini adalah untuk pengisian sel-sel secara cepat dengan bantuan satu sel yang sudah berisi data. Biasa digunakan untuk pengisian nomor urut atau penyalinan data.
NOMOR URUT
1.    ketik nomor awal disatu sel.
2.    klik menu edit, fill, series.
3.    series in : columns
type : linier
step value : 1
stop value : 10
4.    klik OK.
DATA DI DALAM MICROSOFT EXCEL
Pada dasarnya sel worksheet dapat berisi dua jenis data, yaitu :
a.    string, adalah apabila data yang didalamnya terdapat alfabet dan numeric. Biasanya data ini apabila dimasukkan akan terlihat rata kiri pada selnya.
b.    Value, adalah apabila data yang didalamnya hanya terdapat numeric saja. Biasanya data ini apabila dimasukkan akan terlihat rata kanan pada selnya.
GRIDLINES
Gridlines adalah garis-garis halus yang terdapat pada lembar kerja, yang berfungsi untuk membantu dalam membuat table. Tetapi apabila tidak membutuhkannya, garis tersebut dapat dihilangkan dengan cara berikut ini :
1.    klik menu tools, kemudian klik options.
2.    klik tab view, lalu klik gridlines.
3.    klik OK.
MENGENAL KOTAK DIALOG EXCEL
?    Tombol close, digunakan untuk menutup kotak dialog.
?    Tombol help, digunakan untuk menampilkan keterangan dari setiap elemen kotak dialog yang anda pilih.
?    Kotak daftar pilihan, berisi beberapa pilihan perintah dalam bentuk daftar.
?    Tombol perintah, digunakan untuk mengakses, melaksanakan atau membatalkan operasi.
?    Tombol daftar pilihan, berfungsi untuk menampilkan daftar pilihan perintah.
?    Kotak cek, untuk memilih alternatif perintah yang telah disediakan pada kotak dialog.
?    Tombol pemilihan range, digunakan untuk memilih range pada lembar kerja.
MENGGUNAKAN TOOLBAR
1.    Pilih dan kilk menu toolbar, view.
2.    Pilih dan klik baris toolbar yang ingin anda tampilkan.
MENGGUNAKAN FASILITAS MICROSOFT EXCEL HELP
1.    pilih dan klik menu help, Microsoft excel atau klik tombol toolbar Microsoft excel help. Kotak percakapan office assistant akan ditampilkan.
2.    pada kotak isian yang telah disediakan, ketik topik permasalahan yang ingin anda ketahui. Kemudian klik tombol search.
MENGUBAH TAMPILAN OFFICE ASSISTANT
1.    pilih dan klik menu help, Microsoft excel help atau klik tombol toolbar Microsoft excel help. Kotak percakapan office assistant akan ditampilkan.
2.    pilih dan klik tombol options.
3.    klik tab gallery.
4.    klik next / back.
5.    dan klik OK.
MENGGUNAKAN RUMUS
Contoh
?    pada sel d2 ketikkan jam kerja sebesar 15 jam.
?    Pada sel d3 ketikkan upah perjam sebesar 3500
?    Pada sel d4 hitung total upah dibayarnya dengan cara =d2*d3, kemudian klik enter.
MENGGUNAKAN FUNGSI
Contoh
?    =SUM(60, 23, 75), artinya hitung jumlah angka 60, 23, dan 75.
?    =SUM(C3, E16, C15), artinya hitung jumlah isi sel C3, E16, dan C15.
?    =SUM(C15:C30), artinya hitungjumlah data yang ada dalam range C15:C30.
?    =SUM(A35/22,B5*99,AC4), artinya hitung jumlah isi sel A35 DIBAGI 22, B5 dikali  99 dan AC4.
MEMASUKKAN FUNGSI DENGAN MENGGUNAKAN PASTE FUNCTION
1.    tempatkan penunjuk sel pada posisi yang anda inginkan.
2.    pilih dan klik menu insert, function. Kotak dialog akan ditampilkan.
3.    pada kotak daftar pilihan function category, pilih dan klik math & trig. Daftar fungsi matematika akan ditampilkan pada kotak daftar pilihan function name.
4.    kemudian pilih dan klik fungsi SUM.
5.    klik OK.
6.    pada kotak isian number 1, tentukan range data yang akan dijumlahkan.
7.    klik OK.
MENJUMLAHKAN SELURUH DATA PADA KOLOM ATAU BARIS TERTENTU
1.    tempatkan penunjuk sel pada posisi yang anda inginkan, sebagai tempat untuk menempatkan hasil perhitungan.
2.    ketikkan fungsi yang diinginkan kemudian enter.
MERATAKAN TAMPILAN DATA
1.    sorotlah sel yang akan anda rubah perataan tampilan datanya.
2.    pilih dan klik menu format, cells.
3.    klik aligment.
4.    kemudian pilihlah sesuai keinginan.
5.    klik OK.
MENAMBAHKAN GARIS PEMBATAS DAN BINGKAI
1.    sorotlah sel yang akan diberi garis pembatas.
2.    klik format, cells.
3.    klik border.
4.    kemudian pilih bingkai yang diinginkan.
5.    klik OK.
MENEMPATKAN CATATAN ATAU KOMENTAR
1.    pilih sel yang akan catatan.
2.    klik insert, comment.
3.    kemudian ketikkan catatan yang anda inginkan.
MEMINDAHKAN DATA
1.    sorotlah sel yang datanya akan anda pindahkan.
2.    klik menu edit, cut.
3.    pindahkan penunjuk sel keposisi yang anda inginkan.
4.    klik menu edit, paste.
MEMBUAT GRAFIK
1.    sorotlah sel yang akan anda buat grafiknya.
2.    klik menu insert, chart.
3.    kemudian pilih grafik yang anda inginkan.
4.    klik tab pada range.
5    kemudian tentukan range yang anda inginkan.
6.    setelah semuanya selesai klik finish.
MENEMPATKAN GRAFIK PADA LEMBAR YANG TERPISAH
1.    sorotlah sel yang akan anda buat grafiknya.
2.    tekan tombol F11.
MENYIMPAN FILE / WORKBOOK
?    klik file
?    klik save
?    lalu ketikkan nama file yang anda inginkan
?    klik OK
MEMBUKA FILE / WORKBOOK
?    klik file, open
?    dan pilihlah dimana anda menyimpan file tersebut
?    klik open
TRIP & TRIK
1.    Microsoft excel 2000 mempunyai fasilitas membuat backup file secara otomatis.
2.    memilih tombol toolbar pada kotak dialog save as, memiliki general options.
3.    Microsoft excel 2000 mempunyai fasilitas penyimpanan dengan password, dimana file yang disimpan tidak dapat dibuka apabila tidak mengetahui passwordnya. Fasilitas tersebut dapat dilihat pada kotak dialog save option dengan memilih tombol tools pada kotak dialog save as, dan memilih general option.
FORMAT CELLS
1.    klik menu format
2.    pilih cells
•    number : tab ini digunakan untuk mengatur format pada data numeric.
•    Aligment : tab ini digunakan untuk mengatur format pada data karakter / numeric tentang text aligment, text control, orientation text.
•    Font : untuk mengatur format pada karakter / numeric tentang font, font style, font size, font color,font effect, dan undeline.
•    Pattern : untuk mengatur shading dan pola wara pada cells.
•    Protection : untuk mengatur pilihan keamanan pada worsheet.
FORMAT NUMBER
1.    blok sel yang diinginkan.
2.    klik menu format.
3.    pilih cells, pada kotak dialog format cells, klik tab number.
4.    pada kotak category, pilih kategori yang diinginkan.
5.    apabila ingin memilih category currency atau accounting, pada tombol daftar pilihan symbol, pilih lambing yang diinginkan.
Catatan :
•    decimal place, digunakan untuk menentukan jumlah angka desimal.
•    Negative number, digunakan untuk menampilkan angka yang negatif.
•    Use 1000 separator (,), digunakan menentukan apakah diperlukan tampilan tanda pemisah ribuan atau tidak, ini dapat dilakukan untuk data dengan kategori number.
FORMAT ALIGMENT
1.    blok sel yang diinginkan.
2.    klik menu format, cells.
3.    klik tab alignment.
4.    pada kotak dialog tersebut dapat dilakukan :
•    text alignment, digunakan untuk memilih perataan tampilan posisi data secara horizontal atau vertical dalam sel.
•    Orientation, untuk mengatur arah tampilan data dalam sel.
•    Text control, digunakan untuk mengontrol text secara wrap text shrink to fit atau merge cells.
FORMAT FONT
1.    blok sel yang diinginkan.
2.    klik menu format, cells.
3.    pada kotak dialog format cells, klik tab font.
4.    pada kotak dialog tersebut yang dilakukan :
•    font : untuk mengubah bentuk font.
•    Font style : untuk mengatur gaya tampilan huruf, sesuai dengan bentuk huruf yang dipilih ( reguler, italic, bold, bold italic ).
•    Size : untuk mengatur ukuran huruf.
•    Color : untuk mengatur warna huruf.
•    Underline : untuk membuat garis bawah pada data tertentu.
•    Effects : untuk mengatur efek pada huruf.
5.    klik OK.
FORMAT BORDER
1.    Blok sel yang diinginkan
2.    klik menu format, cells
3.    klik tab border
4.    pada kotak dialog tersebut yang dilakukan adalah :
•    pada bagian preset :
?    none : untuk menghapus seluruh garis pembatas pad bingkai yang ada.
?    Outline : untuk membuat bingkai disekeliling sel.
?    Inside : untuk membuat garis pembatas dibagian dalam range.
•    Pada bagian border, untuk memilih garis pembatas pada bagian mana yang diinginkan.
•    Pada bagian style, untuk memilih jenis garis yang diinginkan.
•    Pada bagian color, untuk memilih warna garis yang diinginkan.
•    Klik OK.
FORMAT PATTERN
1.    Blok sel yang diinginkan
2.    klik menu format, cells
3.    klik tab pattern
4.    pada kotak dialog yang dapat dilakukan :
•    cells shading, untuk mengatur latar belakang
5.    klik OK.
MENYISIPKAN BARIS
1.    Blok baris yang dimaksud
2.    klik menu insert, row
MENYISIPKAN KOLOM
1.    blok baris yang dimaksud
2.    klik menu insert, column
MENYISIPKAN SEL
1.    blok baris yang dimaksud
2.    klik menu insert, cell
3.    klik pilihan shift cell right atau shift cell down
MENGGANTI NAMA SHEET
1.    Klik sheet yang akan dirubah namanya
2.    klik format, pilih sheet
3.    klik rename
4.    ketikkan nama baru
MENYEMBUNYIKAN SHEET
1.    Klik sheet yang akan disembunyikan
2.    klik format, pilih sheet
3.    klik hide
MENIMBULKAN SHEET
1.    Klik format, pilih sheet
2.    klik unhide
3.    pilih sheet yang akan diaktifkan
MEMINDAHKAN / MENYALIN SHEET
1.    Klik sheet yang akan dipindahkan / dicopy.
2.    posisi penunjuk mouse tetap berada pada posisi sheet yang dipilih, kemudian drag keposisi baru yang diinginkan.
3.    posisi penunjuk mouse tetap berada pada sheet yang dipilih, kemudian sambil menekan tombol ctrl, drag keposisi baru yang diinginkan.
MENGHAPUS BARIS, KOLOM, DAN SEL
1.    Klik sel, baris / kolom yang ingin dihapus
2.    klik menu edit, pilih delete
3.    pada kotak pilihan delete :
•    shift cells left : untuk menghapus seluruh isi sel, dan menggantinya dengan data pada baris yang sama yang ada disebelah kanannya
•    shift cells up : unuk menghapus seluruh isi sel, dan menggantinya dengan data pada kolom yang sama yang ada disebelah bawahnya
•    entire row : untuk menghapus seluruh baris pada sel
•    entire column : untuk menghapus seluruh kolom pada sel
4.    klik OK
FORMAT ROW
Untuk dapat mengatur baris didalam MS excel 2000, dapat dilakukan dengan mudah. Halini dapat dilakukan dengan cara drag-drop mouse pada garis baris. Ada 3 hal yang dapat dilakukan dengan baris, yaitu :
•    row height / tinggi baris, hal ini dapat dilakukan dengan mengatur tinggi atau rendahnya suatu baris. Caranya sebagai berikut :
1.    klik baris yang dimaksud
2.    klik menu format, row
3.    pilih height, ketikkan tinggi yang diinginkan
4.    klik OK
•    hiderow, dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali barisyang disembunyikan. Caranya sebagai berikut :
1.    klik baris yang dimaksud
2.    klik menu format, row
3.    klik hide
•    unhide row, dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali baris yang disembunyikan. Caranya sebagai berikut :
1.    klik baris yang dimaksud
2.    klik menu format, row
3.    klik unhide
•    autofit, dapat digunakan untuk mengembalikan tinggi baris yang standar. Tinggi baris yang standar, yaitu 12.75 pt. Caranya sebagai berikut :
1.    klik baris yang dimaksud
2.    klik menu format, row
3.    klik autofit
MENCETAK LEMBAR KERJA PADA PRINTER
1.    Jika ingin mencetak sebagian lembar kerja, maka perlu dilakukan penentuan range lembar kerja yang akan dicetak. Klik menu file, pilih print area, kemudian set print area.
2.    klik menu file, pilih print.
3.    setelah semua selesai klik OK.

Sumber : https://fixguy.wordpress.com/tutorial-excel/

Potensi Manusia

BAB I
PENDAHULUAN
Kamu juga memiliki daya pikir dan daya cipta yang dapat membuat kehidupanmu menjadi lebih baik. Daya pikir dan daya cipta yang kamu miliki merupakan potensi yang terdapat dalam diri kamu. Setiap orang memiliki bakat dan potensi yang berbeda-beda. Karena itu, kenalilah bakat dan potensimu sejak dari sekarang. Dengan bakat dan potensi yang kamu miliki, kamu dapat mewujudkan cita-cita. Di dunia ini, ada orang yang berpotensi dalam bidang ekonomi, politik, budaya dan sebagainya.
Di satu sisi, dunia menghadapi masalah besar seiring dengan pertumbuhan penduduknya yang pesat. Apakah kamu pernah mengamati, bagaimana kehidupan lingkungan di kota yang sangat padat penduduknya ? sangat tidak nyaman, bukan? Kota sudah sangat kesulitan mengadapi masalah kependudukan. Bagaimana dengan penduduk dunia ? apa yang akan terjadi jika penduduk dunia terus bertambah ?
Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu jalan keluar serta gagasan-gagasan baru. Kamu memainkan peran yang sangat berarti bagi kelangsungan kehidupan dan kemajuan dunia ini. Di tangan kalianlah diletakkan tanggung jawab untuk tercapainya kehidupan dunia yang semakin baik dan maju.
BAB II
1. Potensi Penduduk Dalam Bidang Ekonomi dan Budaya
a. Bidang Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi penduduk setiap warga negara sangat beragam. Beberapa daerah atau negara memiliki pertumbuhan ekonomi yang cepat dan ada pula yang sangat lambat. Pertumbuhan ekonomi di negara-negara maju seperti Inggris, Prancis, Jepang dan Amerika Serikat sangat pesat. Pendapatan per kapita penduduk di negara tersebut sangat tinggi. Pada umumnya mereka bekerja di bidang nonagraris, yaitu industri, perdagangan dan jasa.
Melalui kerja sama yang baik antara negara-negara maju dan negara-negara berkembang, diharapkan perekonomian penduduk di dunia semakin baik. Negara-negara maju diharapkan memberikan bantuan dana dan teknologi kepada negara-negara berkembang. Sebagai salah satu negara berkembang, Indonesia juga mendapatkan bantuan dana dari negara-negara maju. Negara-negara anggota group of seven (G – 7), yaitu Prancis, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, Jepang, Kanada dan Italia adalah contoh beberapa negara maju yang memberikan bantuan kepada Indonesia. Bantuan juga diperoleh melalui lembaga-lembaga Internasional, seperti Bank dunia (World bank), CGI, IMF, dan bank pembangunan asia. Bahkan, selama krisis moneter berlangsung dari tahun 1997, Indonesia sangat bergantung pada IMF.
Indonesia terus berusaha memperbaiki perekonomiannya. Sebelum krisis berlangsung, Indonesia telah berhasil berswasembada pangan. Di bidang perindustrian, Indonesia terus berusaha mencukupi kebutuhan dalam negeri. Beberapa produk industrinya dapat di ekspor ke luar negeri, seperti tekstil, kayu lapis, kerajinan tangan, pupuk, kosmetik, pakaian jadi dan pesawat terbang. Sebaliknya, Indonesia juga mengimpor barang – barang industri, seperti mesin-mesin, kendaraan bermotor, lokomotif, kapal perang, dan kapal penumpang dari negara Jepang, Jerman, Amerika Serikat dan Belanda.
b. Bidang Budaya
Untuk mengembangkan potensi dalam bidang budaya, terlebih dahulu harus mengetahui pengertian kebudayaan, unsure-unsur kebudayaan, serta wilayah-wilayah kebudayaanyang ada di dunia.
1. Pengertian kebudayaan
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaeman, kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Maksud pengergtian tersebut sebagai berikut.
a) Karya adalah usaha untuk menghasilkan teknologi dan kebudayaan, misalnya cangkul, bajak, dan mesin-mesin.
b) Rasa adalah usaha yang menyangkut kebudayaan rohani. Termasuk di dalamnya adalah ideology dan agama.
c) Cipta adalah kemampuan mental dan kemampuan berpikir manusia untuk menghasilkan ilmu pengetahuan.
Jadi, karya berwujud kebudayaan kebendaan, sedang rasa dan cipta berupa kebudayaan rohani.
2. Unsur-unsur kebudayaan
unsure-unsur kebudayaan menurut para ahli yang telah disimpulkan oleh C. Kluckhohn dan dikutip oleh Soerjono Soekanto sebagai berikut.
a) Peralatan dan perlengkapan hidup manusia, seperi pakaian, perumahan, alat-alat rumah, tangga, senjata, alat-alat produksi, dan transportasi.
b) Mata pencaharian dan system-sistem ekonomi, seperti pertanian, peternakan, system produksi, dan system distribusi.
c) System kemasyarakatan, seperti system kekerabatan, organisasi politik, system hokum, dan system perkawinan.
d) Bahasa lisan maupun tertulis.
e) Kesenian, seperti seni suara, seni rupa, dan seni gerak.
f) System pengetahuan.
g) Religi atau system kepercayaan.
3. Wilayah kebudayaan di dunia
a) Asia Tenggara
Kebudayaan masyarakat Asia Tenggara merupakan perpaduan antara kebudayaan Cina, India, Arab, dan Eropa. Para pedagang dari India membawa serta paham India, khususnya Hindu dan Budha ke Asia Tenggara melalui jalan darat. Akibatnya, Myanmar, Thailand, Laos, dan Kampuchea menjadi negara-negara Budha. Hal ini terbukti dengan adanya beberapa kuil besar, misalnya Angkor Wat. Para pedagang arab membawa agama Islam ke Malaysia (termasuk Brunei Darussalam) dan Indonesia. Budaya Vietnam banyak dipengaruhi oleh budaya Cina.
Pada abad XVI-XIX, berbagai kekuatan Eropa, seperti Portugis, Belanda, Inggris, dan Spanyol mulai menjajah wilayah Asia Tenggara (kecuali Thailand) sambil membawa paham barat, termasuk agam Kristen dan khatolik. Filipina yang dijajah Spanyol mayoritas penduduknya beragama khatolik. Masuknya beberapa agama ke wilayah asia Tenggara juga berpengaruh terhadap arsitek bangunan, seperti candi, pagoda, masjid, dan gereja.
b) Asia Selatan
Wilayah Asia selatan terutama terdiri atas wilayah segitiga India. Pakistan dan Bangladesh terletak di sebelah barat laut dan timur laut India. Di utara terletak Nepal, Bhutan dan pegunungan Himalaya. Di lepas pantai selatan India terdapat pulau yang subur, yaitu, Sri Lanka dan kepulauan Maladewa.
Adanya pegunungan Himalaya disebelah Utara mengakibatkan Asia selatan mempunyai kebudayaan yang bereda dengan wilayah asia lainnya. Bangsa Arya yang datang di India setelah berhasil mendesak bangsa dravida mengembangkan suatu peradaban yang didasarkan pada kitab suci weda, epik, bahasa sanskerta, dan system kasta. Berawal dari sini, agama dan paham hindu mulai berkembang.
Pada abad VI sebelum masehi, sidharta gautama memperoleh status budha atau si penerang dan mulai saat itu lahirlah agama Budha. Penganut agama Budha di India hanya sedikit, tetapi Sri Lanka merupakan basis agama Budha. Hampir 95 % penduduk Nepal beragama Hindu dan Budha, sedangkan meyoritas penduduk Buthan beragama Budha.
Agama Islam masuk ke India setelah India dapat ditaklukan tentara penakluk pada abad XIII. Agama Islam di India dianut oleh jutaan pengikutnya, tetapi masih kalah dengan jumlah penganut Hindu. Antara pengikut Hindu dan Islam sering terjadi ketegangan, hingga pada tahun 1947 india terpecah menjadi dua bagian, yaitu India yang Hindu dan negara baru Pakistan yang islam. Pada tahun 1971 pakistan Timur menjelma menjadi sebuah negara baru Bangladesh setelah terjadinya perang saudara.
c) Cina
Berbagai dinasti pernah berkuasa di Cina, tetapi orang Cina menganggap dirinya adalah orang Han (Dinasti Han). Tidak semua penduduk Cina orang Han, tetapi jumlah kelompok lainnya terlalu kecil. Orang Cina menganggap bahwa negara mereka adalah Kerajaan Pertengahan.
Peradaban Cina merupakan salah satu peradaban tertua di dunia yang dimulai 2000 tahun sebelum Masehi. Peradaban Cina lahir di daerah Sungai Huang Ho (Sungai Kuning) yang ditandai dengan berbagai hasil budayanya yang besar. Teh, Porselen Sutra, Lukisan, berbagai barang perhiasan, petasan, ukiran gading dan batu, serta berbagai kerajinan lainnya merupakan hasil dari peradaban Cina yang sudah terkenal sejak dahulu. Kesusastraan dan filsafat berkembang, serta tersebar ke berbagai negara berkat ditemukannya kertas dan percetakan.
Bahasa Cina memiliki pengaruh yang khusus di dalam negara. Bahasa Cina terdiri atas 40.000 huruf terpisah. Orang harus mengingat-ngingatnyajika akan menulis dan membacanya. Orang yang mampu mengetahui dan menghafal 5.000 dari huruf itu dianggap berprestasi.
Ajaran Kongfutse atau Confucius berkembang dan mempunyai penganut yang besar di Cina. Seain itu, Buddhisme dan Taoisme juga memiliki pengikut yang sangat banyak. Penganut Islam dan Kristen lebih kecil.
d) Jepang
Kebudayaan Jepang sangat terpengaruh oleh budaya Cina, seperti kaligrafi, kesusastraan, filsafat, dan seni. Akibatnya, selama berabad-abad Jepang enggan berhubungan dengan dunia Barat dengan cara menutup diri. Pada waktu itu orang Jepang menganggap bahwa semua orang asing adalah orang barbar, yaitu orang yang tidak berbudaya.
Jepang pernah memiliki Shinto sebagai kepercayaan tertuanya dan pernah dijadikan sebagai agama negara. Penduduk asli Jepang adalah bangsa Ainu yang memiliki ciri-ciri fisik lebih menyerupai orang Eropa daripada orang Asia. Sekarang bangsa Ainu sudah tidak ada, karena tersapu oleh budaya yang dominan dari orang Jepang Baru.
Kontak resmi bangsa Jepang dengan daratan Asia dimulai pada waktu pemerintahan Dewan Yamato. Pada saat itu bangsa Jepang mulai berkenalan dengan Buddhisme dari Cina dan India. Akhirnya, para biksu di Jepang mengubah Buddhisme Cina menjadi suatu bentuk yang lebih cocok dengan kondisi di Jepang. Istana bangsawan Fujiwara di Kyoto merupakan pusat biksu Budha terpelajar dan pujangga wanita. Pusat-pusat kebudayaan Jepang adalah Nara, Kyoto, dan Kamkura.
Sejak kunjungan Perwira Angkatan Laut Amerika bernama Komodor Matthew Perry ke Tokyo pada tahun 1853, dimulailah babak baru di dalam kehidupan bangsa Jepang. Sejak saat itu dimulailah periode perubahan yang disebut Restorasi Meiji. Banyak orang muda Jepang yang berbakat dikirim belajar ke Amerika Serikat dan Eropa, perdagangan luar negeri ditingkatkan, angkatan darat diorganisasikan kembali meniru model Eropa, sistem feodal dihapuskan, serta ide-ide demokrasi dan Industrialisasi dibuka.
e) Australia dan Oceania
Dua negara yang menonjol di kawasan ini adalah Australia dan Selandia Baru. Kedua negara ini merupakan warsan dari Inggris, sehingga penduduk dan perekonomiannya bersifat kebarat-baratan
Aborigin merupakan penduduk asli Australia. Orang Aborigin berkulit hitam, berambut hitam, bermata cekung, dan tidak berpakaian. Mereka suka berburu, memancing, hidup sederhana, dan berbicara dengan bahasa yang aneh. Senjata untuk berperang dan berburu suku Aborigin disebut Bumerang. Suku Aborigin mulai terdesak sejak Benua Australia dijadikan tempat pembuangan para narapidana Inggris pada tanggal 26 Januari 1788. Para pemukim baru ini memandang rendah suku Aborigin. Sejak saat itu banyak pemukim baru, khususnya dari Eropa, Amerika Utara, dan imigran Asia menetap di Australia.
Selandia Baru termasuk negara muda. Penduduknya terdiri atas dua kelompok, yaitu suku Maori dan orang kulit putih. Kedua kelompok tersebut dapat hidup berdampingan secara damai. Penduduk Oceania dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu Polinesia (banyak pulau) Mikronesia (pulau-pulau kecil), dan Melanesia (pulau-pulau hitam).
f) Timur Tengah
Timur tengah mendapat sebutan kawasan Islam, daerah berbahasa Arab, dan daerah kering. Kebudayaan yang paling berpengaruh adalah kebudayaan Islam. Timur Tengah termasuk pusat peradaban yang cukup tua.
Peradaban pertama Timur Tengah dibuat oleh bangsa Sumerian dan Mesopotamia, yaitu suatu daerah yang diabatasi Sungai Tigris dan Eufrat. Bangsa Sumerian sudah mengenal tulisan sejak 3500 sebelum Masehi. Mereka juga sudah mengenal tata cara bercocok tanam, tata pemerintahan, tata guna tanah, dan keterampilan yang baik.
Bangsa-bangsa lain di Timur Tengah yang mengenal peradaban tinggi adalah bangsa Mesir, Babilonia, Asiria, dan Persia. Timur Tengah merupakan tempat kelahiran agama-agama besar di dunia ini, yaitu agama Islam dan Kristen. Timur Tengah juga merupakan pusat kerajaan-kerajaan tua, seperti kerajaan Babilonia, Asiria, Persia, dan Bizantium.
Bangsa Mesir mengembangkan peradaban yang besar di sepanjang Sungai Nil. Para seniman dan arsitek Mesir menciptakan kuil-kuil indah dan kuburan besar yang dikenal sebagai piramida. Salah satu piramida besar yang dibangun pada abad XL sebelum Masehi untuk Raja Fir’aun memerlukan waktu 20 tahun dan 2.000.000 balok batu.
g) Afrika
Hubungan antara Mesir dan Kerajaan Nubia di selatan Sahara sudah berlangsung sejak lama. Hubungan itu dilakukan oleh bangsa Arab Kaukasoid dari Afrika Utara dan orang Negroid dari sebelah selatan Sahara. Mereka melakukan hubungan melalui lembah Nil Bawah dengan menyeberangi Sahara. Salah satu hasil budaya dari utara yang dibawa ke Selatan Sahara adalah teknologi penanaman dan pemeliharaan hewan. Dengan pengetahuan bercocok tanam ini, lebih banyak orang yang dapat bertahan hidup.
Bangsa Afrika lebih sering berkelana jika dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Hal ini disebabkan di Afrika hanya terdapat sedikit lahan yang subur, sehingga mereka mencari lahan yang produktif untuk mencari kesempatan hidup baru.
Bangsa Afrika sebagian besar petani yang bercocok tanam untuk menghidupi keluarga mereka. Selama berabad-abadbangsa Afrika telah bergotong royong melaksanakan tugas kemasyarakatannya, seperti membuat jalan setapak, jalan besar, dan jembatan. Penduduk Afrika bergotong royong dengan tetangga atau sanak saudara merekamendirikan rumah, menuai panenan, atau menggembala ternak. Sepanjang sejarahnya, masyarakat secara keseluruhan selalu ikut serta dalam acara hiburan, pergelaran musik dan tarian, atau upacara ritual keagamaan sampai sekarang.
h) Eropa
Sejak dahulu bangsa-bangsa Eropa telah melakukan pelayaran ke berbagai wilayah untuk tujuan penemuan, eksplorasi, dan kolonisasi. Hal ini telah membantu mereka dalam memperluas ide-ide, tradisi, dan bahasa mereka ke seluruh dunia. Orang Eropa yang berbahasa latin, seperti Yunani, Prancis, Spanyol, Italia, Portugis dan Inggris membawa ide-ide tentang kehidupan dan kematian, pemerintahan dan agama, kesenian, musik, serta sastra kepada dunia.
Wilayah eropa mempunyai berbagai sumber daya alam. Sumber alam ini menjadi tulang punggung kegiatan penduduknya. Keadaan eropa, terutama di bagian barat didominasi kota-kota besar, dengan jaringan dangerak transportasi yang intensif. Kegiatan penduduknya sangat produktif, yaitu selalu mengalami kemajuan yang didukung dengan teknologi yang canggih.
i) Amerika Utara
Peradaban atau budaya Amerika Utara adalah budaya Amerika Serikat dan Kanada. Amerika Serikat dan Kanada merupakan dua negara industri terkemuka di dunia.
Sebelum bangsa eropa dating, wilayah amerika uatar didiami oleh orang Indian dan Eskimo. Setelah bangsa Eropa datang, sedua suku bangsa tersebut berlindung di cekung-cekung daerah pegunungan dan gurun atau kutub utara. Mereka menjalani hidup sederhana tanpa terusik dan berubah.
Amerika Utara mempunyai masyarakat yang jamak dengan kebudayaan yang berbeda-beda. Kebudayaan Kanada berasal dari Inggris dan Prancis. Bahkan, ada daerah yang didominasi oleh kebudayaan dan bangsa Prancis, yaitu Quebec. Kebudayaan bangsa amerika serikat berasal dari kebudayaan asia. Disana terdapat pemisahan ras-ras. Pemisahan ini mengakibatkan penderitaan bagi orang-orang kulit hitam. Mereka ditempatkan di daerah tertentu.
j) Amerika latin
Sebelum kedatangan bangsa-bangsa eropa, amerika latin telah menjadi pusat peradaban manusia. Penduduk asli amerika latin, yaitu orang-orang Indian dari suku Pablo, maya, toltec, dan Aztec (di meksiko) serta inca, shimu, dan moche (di peru), sudah mempunyai peradaban yang tinggi.
Setelah bangsa eropa banyak yang berimigrasi ke wilayah ini, terasa sekali pengaruhnya terhadap penduduk asli. Oaring spanyol tidak memperbudak orang Indian, kecuali jika mereka memberontaknya. Banyak orang spanyol melakukan perkawinan campuran dengan wanita Indian, sehingga melahirkan keturunan yang disebut bangsa mestizo.
Penduduk amerika latin terkenal dengan jiwa patriotisme dan nasionalismenya. Mereka bangga terhadap tradisi nasional dalam kesenian, sastra, dan musik. Tekstil, permadani, dan topi panama (sombero) merupakan sumber kepuasan mereka. Mereka juga bangga terhadap kedaulatan nasionalnya. Semangat patriotisme dan nasionalismenya mereka tunjukkan dengan membentuk gerakan pan – amerikanisme, yang kemudian berganti nama menjadi organisasi negara-negara amerika atau OAS (organization of American states) yang beranggotakan 22 negara, termasuk meksiko dan amerika serikat.
Imigran Pertama di Amerika
Amerika selalu dikenal sebagai negeri imigran. Para pakar sejarah lazimnya mengawali kisah tentang amerika dengan pelayaran Colombus ke dunia baru, dengan koloni pertama di amerika utara, yaitu koloni yang hilang di California utara, Jamestown di Virginia, dan Plymouth di Massachusetts. Namun kira-kira 40.00 tahun sebelumnya para imigran pertama telah menjangkau benua ini.
Imigran pertama ini terdiri atas pemburu binatang besar dari asia yang menyebarangi suatu jembatan lahan yang sekarang ini menjadi selat bering, yaitu garis pemisah antara Alaska dan Siberia. Pada waktu itu mereka berupaya memburu mammoth berbulu lebat yaitu bianatang raksasa prasejarah dari suku gajah. Mungkin mereka tetap tinggal di Alaska selama masih ada binatang raksasa itu. Akan tetapi, begitu binatang raksasa tersebut menjadi langka dan akhirnya punah, para pemburu itu lambat laun pindah ke selatan, memburu binatang yang lebih kecil, antara lain rusa, lembu dan kuda liar.
Selama berabad-abad para pemburu yang berpindah-pindah ini dikatakan telah menjelajah seluruh benua itu, bahkan sampai ke amerika selatan. Ketika berpindah ke selatan melalui daerah yang disebut kanada dan masuk ke lahan sekarang adalah amerika serikatS, mereka menemukan suatu lahan yang menurut pendapat mereka lahan tersebut lebih nyaman ditinggali dibandingkan dengan lahan yang ada di utara. Diantara kelompok pemburu nomadic itu kemudian menetap di daerah tersebut, meskipun kadang-kadang masih ada yang berpindah secara musiman.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan urai tersebut diatas, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1) Potensial penduduk dapat dibedakan menjadi 2 bidang yaitu : bidang ekonomi dan bidang budaya.
2) Wilayah kebudayaan di dunia terdiri dari : Asia tenggara, Asia Selatan, Cina, Jepang, Australia dan Oceania, Timur tengah, Afrika, Eropa, Amerika Utara, Amerika Latin.
B. Saran
1) Potensi penduduk di bidang ekonomi dan budaya sangat menunjang kehidupan masyarakat.
2) Potensi penduduk di bidang ekonomi dan budaya itu sangat mempererat kesatuan bangsa dan negara-negara lain.

Sumber : https://fixguy.wordpress.com/makalah-potensi-manusia/

Potensi Manusia

BAB I
PENDAHULUAN
Kamu juga memiliki daya pikir dan daya cipta yang dapat membuat kehidupanmu menjadi lebih baik. Daya pikir dan daya cipta yang kamu miliki merupakan potensi yang terdapat dalam diri kamu. Setiap orang memiliki bakat dan potensi yang berbeda-beda. Karena itu, kenalilah bakat dan potensimu sejak dari sekarang. Dengan bakat dan potensi yang kamu miliki, kamu dapat mewujudkan cita-cita. Di dunia ini, ada orang yang berpotensi dalam bidang ekonomi, politik, budaya dan sebagainya.
Di satu sisi, dunia menghadapi masalah besar seiring dengan pertumbuhan penduduknya yang pesat. Apakah kamu pernah mengamati, bagaimana kehidupan lingkungan di kota yang sangat padat penduduknya ? sangat tidak nyaman, bukan? Kota sudah sangat kesulitan mengadapi masalah kependudukan. Bagaimana dengan penduduk dunia ? apa yang akan terjadi jika penduduk dunia terus bertambah ?
Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu jalan keluar serta gagasan-gagasan baru. Kamu memainkan peran yang sangat berarti bagi kelangsungan kehidupan dan kemajuan dunia ini. Di tangan kalianlah diletakkan tanggung jawab untuk tercapainya kehidupan dunia yang semakin baik dan maju.
BAB II
1. Potensi Penduduk Dalam Bidang Ekonomi dan Budaya
a. Bidang Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi penduduk setiap warga negara sangat beragam. Beberapa daerah atau negara memiliki pertumbuhan ekonomi yang cepat dan ada pula yang sangat lambat. Pertumbuhan ekonomi di negara-negara maju seperti Inggris, Prancis, Jepang dan Amerika Serikat sangat pesat. Pendapatan per kapita penduduk di negara tersebut sangat tinggi. Pada umumnya mereka bekerja di bidang nonagraris, yaitu industri, perdagangan dan jasa.
Melalui kerja sama yang baik antara negara-negara maju dan negara-negara berkembang, diharapkan perekonomian penduduk di dunia semakin baik. Negara-negara maju diharapkan memberikan bantuan dana dan teknologi kepada negara-negara berkembang. Sebagai salah satu negara berkembang, Indonesia juga mendapatkan bantuan dana dari negara-negara maju. Negara-negara anggota group of seven (G – 7), yaitu Prancis, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, Jepang, Kanada dan Italia adalah contoh beberapa negara maju yang memberikan bantuan kepada Indonesia. Bantuan juga diperoleh melalui lembaga-lembaga Internasional, seperti Bank dunia (World bank), CGI, IMF, dan bank pembangunan asia. Bahkan, selama krisis moneter berlangsung dari tahun 1997, Indonesia sangat bergantung pada IMF.
Indonesia terus berusaha memperbaiki perekonomiannya. Sebelum krisis berlangsung, Indonesia telah berhasil berswasembada pangan. Di bidang perindustrian, Indonesia terus berusaha mencukupi kebutuhan dalam negeri. Beberapa produk industrinya dapat di ekspor ke luar negeri, seperti tekstil, kayu lapis, kerajinan tangan, pupuk, kosmetik, pakaian jadi dan pesawat terbang. Sebaliknya, Indonesia juga mengimpor barang – barang industri, seperti mesin-mesin, kendaraan bermotor, lokomotif, kapal perang, dan kapal penumpang dari negara Jepang, Jerman, Amerika Serikat dan Belanda.
b. Bidang Budaya
Untuk mengembangkan potensi dalam bidang budaya, terlebih dahulu harus mengetahui pengertian kebudayaan, unsure-unsur kebudayaan, serta wilayah-wilayah kebudayaanyang ada di dunia.
1. Pengertian kebudayaan
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaeman, kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Maksud pengergtian tersebut sebagai berikut.
a) Karya adalah usaha untuk menghasilkan teknologi dan kebudayaan, misalnya cangkul, bajak, dan mesin-mesin.
b) Rasa adalah usaha yang menyangkut kebudayaan rohani. Termasuk di dalamnya adalah ideology dan agama.
c) Cipta adalah kemampuan mental dan kemampuan berpikir manusia untuk menghasilkan ilmu pengetahuan.
Jadi, karya berwujud kebudayaan kebendaan, sedang rasa dan cipta berupa kebudayaan rohani.
2. Unsur-unsur kebudayaan
unsure-unsur kebudayaan menurut para ahli yang telah disimpulkan oleh C. Kluckhohn dan dikutip oleh Soerjono Soekanto sebagai berikut.
a) Peralatan dan perlengkapan hidup manusia, seperi pakaian, perumahan, alat-alat rumah, tangga, senjata, alat-alat produksi, dan transportasi.
b) Mata pencaharian dan system-sistem ekonomi, seperti pertanian, peternakan, system produksi, dan system distribusi.
c) System kemasyarakatan, seperti system kekerabatan, organisasi politik, system hokum, dan system perkawinan.
d) Bahasa lisan maupun tertulis.
e) Kesenian, seperti seni suara, seni rupa, dan seni gerak.
f) System pengetahuan.
g) Religi atau system kepercayaan.
3. Wilayah kebudayaan di dunia
a) Asia Tenggara
Kebudayaan masyarakat Asia Tenggara merupakan perpaduan antara kebudayaan Cina, India, Arab, dan Eropa. Para pedagang dari India membawa serta paham India, khususnya Hindu dan Budha ke Asia Tenggara melalui jalan darat. Akibatnya, Myanmar, Thailand, Laos, dan Kampuchea menjadi negara-negara Budha. Hal ini terbukti dengan adanya beberapa kuil besar, misalnya Angkor Wat. Para pedagang arab membawa agama Islam ke Malaysia (termasuk Brunei Darussalam) dan Indonesia. Budaya Vietnam banyak dipengaruhi oleh budaya Cina.
Pada abad XVI-XIX, berbagai kekuatan Eropa, seperti Portugis, Belanda, Inggris, dan Spanyol mulai menjajah wilayah Asia Tenggara (kecuali Thailand) sambil membawa paham barat, termasuk agam Kristen dan khatolik. Filipina yang dijajah Spanyol mayoritas penduduknya beragama khatolik. Masuknya beberapa agama ke wilayah asia Tenggara juga berpengaruh terhadap arsitek bangunan, seperti candi, pagoda, masjid, dan gereja.
b) Asia Selatan
Wilayah Asia selatan terutama terdiri atas wilayah segitiga India. Pakistan dan Bangladesh terletak di sebelah barat laut dan timur laut India. Di utara terletak Nepal, Bhutan dan pegunungan Himalaya. Di lepas pantai selatan India terdapat pulau yang subur, yaitu, Sri Lanka dan kepulauan Maladewa.
Adanya pegunungan Himalaya disebelah Utara mengakibatkan Asia selatan mempunyai kebudayaan yang bereda dengan wilayah asia lainnya. Bangsa Arya yang datang di India setelah berhasil mendesak bangsa dravida mengembangkan suatu peradaban yang didasarkan pada kitab suci weda, epik, bahasa sanskerta, dan system kasta. Berawal dari sini, agama dan paham hindu mulai berkembang.
Pada abad VI sebelum masehi, sidharta gautama memperoleh status budha atau si penerang dan mulai saat itu lahirlah agama Budha. Penganut agama Budha di India hanya sedikit, tetapi Sri Lanka merupakan basis agama Budha. Hampir 95 % penduduk Nepal beragama Hindu dan Budha, sedangkan meyoritas penduduk Buthan beragama Budha.
Agama Islam masuk ke India setelah India dapat ditaklukan tentara penakluk pada abad XIII. Agama Islam di India dianut oleh jutaan pengikutnya, tetapi masih kalah dengan jumlah penganut Hindu. Antara pengikut Hindu dan Islam sering terjadi ketegangan, hingga pada tahun 1947 india terpecah menjadi dua bagian, yaitu India yang Hindu dan negara baru Pakistan yang islam. Pada tahun 1971 pakistan Timur menjelma menjadi sebuah negara baru Bangladesh setelah terjadinya perang saudara.
c) Cina
Berbagai dinasti pernah berkuasa di Cina, tetapi orang Cina menganggap dirinya adalah orang Han (Dinasti Han). Tidak semua penduduk Cina orang Han, tetapi jumlah kelompok lainnya terlalu kecil. Orang Cina menganggap bahwa negara mereka adalah Kerajaan Pertengahan.
Peradaban Cina merupakan salah satu peradaban tertua di dunia yang dimulai 2000 tahun sebelum Masehi. Peradaban Cina lahir di daerah Sungai Huang Ho (Sungai Kuning) yang ditandai dengan berbagai hasil budayanya yang besar. Teh, Porselen Sutra, Lukisan, berbagai barang perhiasan, petasan, ukiran gading dan batu, serta berbagai kerajinan lainnya merupakan hasil dari peradaban Cina yang sudah terkenal sejak dahulu. Kesusastraan dan filsafat berkembang, serta tersebar ke berbagai negara berkat ditemukannya kertas dan percetakan.
Bahasa Cina memiliki pengaruh yang khusus di dalam negara. Bahasa Cina terdiri atas 40.000 huruf terpisah. Orang harus mengingat-ngingatnyajika akan menulis dan membacanya. Orang yang mampu mengetahui dan menghafal 5.000 dari huruf itu dianggap berprestasi.
Ajaran Kongfutse atau Confucius berkembang dan mempunyai penganut yang besar di Cina. Seain itu, Buddhisme dan Taoisme juga memiliki pengikut yang sangat banyak. Penganut Islam dan Kristen lebih kecil.
d) Jepang
Kebudayaan Jepang sangat terpengaruh oleh budaya Cina, seperti kaligrafi, kesusastraan, filsafat, dan seni. Akibatnya, selama berabad-abad Jepang enggan berhubungan dengan dunia Barat dengan cara menutup diri. Pada waktu itu orang Jepang menganggap bahwa semua orang asing adalah orang barbar, yaitu orang yang tidak berbudaya.
Jepang pernah memiliki Shinto sebagai kepercayaan tertuanya dan pernah dijadikan sebagai agama negara. Penduduk asli Jepang adalah bangsa Ainu yang memiliki ciri-ciri fisik lebih menyerupai orang Eropa daripada orang Asia. Sekarang bangsa Ainu sudah tidak ada, karena tersapu oleh budaya yang dominan dari orang Jepang Baru.
Kontak resmi bangsa Jepang dengan daratan Asia dimulai pada waktu pemerintahan Dewan Yamato. Pada saat itu bangsa Jepang mulai berkenalan dengan Buddhisme dari Cina dan India. Akhirnya, para biksu di Jepang mengubah Buddhisme Cina menjadi suatu bentuk yang lebih cocok dengan kondisi di Jepang. Istana bangsawan Fujiwara di Kyoto merupakan pusat biksu Budha terpelajar dan pujangga wanita. Pusat-pusat kebudayaan Jepang adalah Nara, Kyoto, dan Kamkura.
Sejak kunjungan Perwira Angkatan Laut Amerika bernama Komodor Matthew Perry ke Tokyo pada tahun 1853, dimulailah babak baru di dalam kehidupan bangsa Jepang. Sejak saat itu dimulailah periode perubahan yang disebut Restorasi Meiji. Banyak orang muda Jepang yang berbakat dikirim belajar ke Amerika Serikat dan Eropa, perdagangan luar negeri ditingkatkan, angkatan darat diorganisasikan kembali meniru model Eropa, sistem feodal dihapuskan, serta ide-ide demokrasi dan Industrialisasi dibuka.
e) Australia dan Oceania
Dua negara yang menonjol di kawasan ini adalah Australia dan Selandia Baru. Kedua negara ini merupakan warsan dari Inggris, sehingga penduduk dan perekonomiannya bersifat kebarat-baratan
Aborigin merupakan penduduk asli Australia. Orang Aborigin berkulit hitam, berambut hitam, bermata cekung, dan tidak berpakaian. Mereka suka berburu, memancing, hidup sederhana, dan berbicara dengan bahasa yang aneh. Senjata untuk berperang dan berburu suku Aborigin disebut Bumerang. Suku Aborigin mulai terdesak sejak Benua Australia dijadikan tempat pembuangan para narapidana Inggris pada tanggal 26 Januari 1788. Para pemukim baru ini memandang rendah suku Aborigin. Sejak saat itu banyak pemukim baru, khususnya dari Eropa, Amerika Utara, dan imigran Asia menetap di Australia.
Selandia Baru termasuk negara muda. Penduduknya terdiri atas dua kelompok, yaitu suku Maori dan orang kulit putih. Kedua kelompok tersebut dapat hidup berdampingan secara damai. Penduduk Oceania dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu Polinesia (banyak pulau) Mikronesia (pulau-pulau kecil), dan Melanesia (pulau-pulau hitam).
f) Timur Tengah
Timur tengah mendapat sebutan kawasan Islam, daerah berbahasa Arab, dan daerah kering. Kebudayaan yang paling berpengaruh adalah kebudayaan Islam. Timur Tengah termasuk pusat peradaban yang cukup tua.
Peradaban pertama Timur Tengah dibuat oleh bangsa Sumerian dan Mesopotamia, yaitu suatu daerah yang diabatasi Sungai Tigris dan Eufrat. Bangsa Sumerian sudah mengenal tulisan sejak 3500 sebelum Masehi. Mereka juga sudah mengenal tata cara bercocok tanam, tata pemerintahan, tata guna tanah, dan keterampilan yang baik.
Bangsa-bangsa lain di Timur Tengah yang mengenal peradaban tinggi adalah bangsa Mesir, Babilonia, Asiria, dan Persia. Timur Tengah merupakan tempat kelahiran agama-agama besar di dunia ini, yaitu agama Islam dan Kristen. Timur Tengah juga merupakan pusat kerajaan-kerajaan tua, seperti kerajaan Babilonia, Asiria, Persia, dan Bizantium.
Bangsa Mesir mengembangkan peradaban yang besar di sepanjang Sungai Nil. Para seniman dan arsitek Mesir menciptakan kuil-kuil indah dan kuburan besar yang dikenal sebagai piramida. Salah satu piramida besar yang dibangun pada abad XL sebelum Masehi untuk Raja Fir’aun memerlukan waktu 20 tahun dan 2.000.000 balok batu.
g) Afrika
Hubungan antara Mesir dan Kerajaan Nubia di selatan Sahara sudah berlangsung sejak lama. Hubungan itu dilakukan oleh bangsa Arab Kaukasoid dari Afrika Utara dan orang Negroid dari sebelah selatan Sahara. Mereka melakukan hubungan melalui lembah Nil Bawah dengan menyeberangi Sahara. Salah satu hasil budaya dari utara yang dibawa ke Selatan Sahara adalah teknologi penanaman dan pemeliharaan hewan. Dengan pengetahuan bercocok tanam ini, lebih banyak orang yang dapat bertahan hidup.
Bangsa Afrika lebih sering berkelana jika dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Hal ini disebabkan di Afrika hanya terdapat sedikit lahan yang subur, sehingga mereka mencari lahan yang produktif untuk mencari kesempatan hidup baru.
Bangsa Afrika sebagian besar petani yang bercocok tanam untuk menghidupi keluarga mereka. Selama berabad-abadbangsa Afrika telah bergotong royong melaksanakan tugas kemasyarakatannya, seperti membuat jalan setapak, jalan besar, dan jembatan. Penduduk Afrika bergotong royong dengan tetangga atau sanak saudara merekamendirikan rumah, menuai panenan, atau menggembala ternak. Sepanjang sejarahnya, masyarakat secara keseluruhan selalu ikut serta dalam acara hiburan, pergelaran musik dan tarian, atau upacara ritual keagamaan sampai sekarang.
h) Eropa
Sejak dahulu bangsa-bangsa Eropa telah melakukan pelayaran ke berbagai wilayah untuk tujuan penemuan, eksplorasi, dan kolonisasi. Hal ini telah membantu mereka dalam memperluas ide-ide, tradisi, dan bahasa mereka ke seluruh dunia. Orang Eropa yang berbahasa latin, seperti Yunani, Prancis, Spanyol, Italia, Portugis dan Inggris membawa ide-ide tentang kehidupan dan kematian, pemerintahan dan agama, kesenian, musik, serta sastra kepada dunia.
Wilayah eropa mempunyai berbagai sumber daya alam. Sumber alam ini menjadi tulang punggung kegiatan penduduknya. Keadaan eropa, terutama di bagian barat didominasi kota-kota besar, dengan jaringan dangerak transportasi yang intensif. Kegiatan penduduknya sangat produktif, yaitu selalu mengalami kemajuan yang didukung dengan teknologi yang canggih.
i) Amerika Utara
Peradaban atau budaya Amerika Utara adalah budaya Amerika Serikat dan Kanada. Amerika Serikat dan Kanada merupakan dua negara industri terkemuka di dunia.
Sebelum bangsa eropa dating, wilayah amerika uatar didiami oleh orang Indian dan Eskimo. Setelah bangsa Eropa datang, sedua suku bangsa tersebut berlindung di cekung-cekung daerah pegunungan dan gurun atau kutub utara. Mereka menjalani hidup sederhana tanpa terusik dan berubah.
Amerika Utara mempunyai masyarakat yang jamak dengan kebudayaan yang berbeda-beda. Kebudayaan Kanada berasal dari Inggris dan Prancis. Bahkan, ada daerah yang didominasi oleh kebudayaan dan bangsa Prancis, yaitu Quebec. Kebudayaan bangsa amerika serikat berasal dari kebudayaan asia. Disana terdapat pemisahan ras-ras. Pemisahan ini mengakibatkan penderitaan bagi orang-orang kulit hitam. Mereka ditempatkan di daerah tertentu.
j) Amerika latin
Sebelum kedatangan bangsa-bangsa eropa, amerika latin telah menjadi pusat peradaban manusia. Penduduk asli amerika latin, yaitu orang-orang Indian dari suku Pablo, maya, toltec, dan Aztec (di meksiko) serta inca, shimu, dan moche (di peru), sudah mempunyai peradaban yang tinggi.
Setelah bangsa eropa banyak yang berimigrasi ke wilayah ini, terasa sekali pengaruhnya terhadap penduduk asli. Oaring spanyol tidak memperbudak orang Indian, kecuali jika mereka memberontaknya. Banyak orang spanyol melakukan perkawinan campuran dengan wanita Indian, sehingga melahirkan keturunan yang disebut bangsa mestizo.
Penduduk amerika latin terkenal dengan jiwa patriotisme dan nasionalismenya. Mereka bangga terhadap tradisi nasional dalam kesenian, sastra, dan musik. Tekstil, permadani, dan topi panama (sombero) merupakan sumber kepuasan mereka. Mereka juga bangga terhadap kedaulatan nasionalnya. Semangat patriotisme dan nasionalismenya mereka tunjukkan dengan membentuk gerakan pan – amerikanisme, yang kemudian berganti nama menjadi organisasi negara-negara amerika atau OAS (organization of American states) yang beranggotakan 22 negara, termasuk meksiko dan amerika serikat.
Imigran Pertama di Amerika
Amerika selalu dikenal sebagai negeri imigran. Para pakar sejarah lazimnya mengawali kisah tentang amerika dengan pelayaran Colombus ke dunia baru, dengan koloni pertama di amerika utara, yaitu koloni yang hilang di California utara, Jamestown di Virginia, dan Plymouth di Massachusetts. Namun kira-kira 40.00 tahun sebelumnya para imigran pertama telah menjangkau benua ini.
Imigran pertama ini terdiri atas pemburu binatang besar dari asia yang menyebarangi suatu jembatan lahan yang sekarang ini menjadi selat bering, yaitu garis pemisah antara Alaska dan Siberia. Pada waktu itu mereka berupaya memburu mammoth berbulu lebat yaitu bianatang raksasa prasejarah dari suku gajah. Mungkin mereka tetap tinggal di Alaska selama masih ada binatang raksasa itu. Akan tetapi, begitu binatang raksasa tersebut menjadi langka dan akhirnya punah, para pemburu itu lambat laun pindah ke selatan, memburu binatang yang lebih kecil, antara lain rusa, lembu dan kuda liar.
Selama berabad-abad para pemburu yang berpindah-pindah ini dikatakan telah menjelajah seluruh benua itu, bahkan sampai ke amerika selatan. Ketika berpindah ke selatan melalui daerah yang disebut kanada dan masuk ke lahan sekarang adalah amerika serikatS, mereka menemukan suatu lahan yang menurut pendapat mereka lahan tersebut lebih nyaman ditinggali dibandingkan dengan lahan yang ada di utara. Diantara kelompok pemburu nomadic itu kemudian menetap di daerah tersebut, meskipun kadang-kadang masih ada yang berpindah secara musiman.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan urai tersebut diatas, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1) Potensial penduduk dapat dibedakan menjadi 2 bidang yaitu : bidang ekonomi dan bidang budaya.
2) Wilayah kebudayaan di dunia terdiri dari : Asia tenggara, Asia Selatan, Cina, Jepang, Australia dan Oceania, Timur tengah, Afrika, Eropa, Amerika Utara, Amerika Latin.
B. Saran
1) Potensi penduduk di bidang ekonomi dan budaya sangat menunjang kehidupan masyarakat.
2) Potensi penduduk di bidang ekonomi dan budaya itu sangat mempererat kesatuan bangsa dan negara-negara lain.

Sumber : https://fixguy.wordpress.com/makalah-potensi-manusia/

Beragam Suku Di Indonesia

Di Indonesia sangat banyak sekali kebudayaan-kebudayaan daerah, kebudayaan itu timbul akibat dari perbedaan-perbedaan yang ada, seperti lagu-lagu daerah, tarian-tarian daerah, rumah adat daerah, suku-suku, dan alat musik daerah lainnya beserta adat istiadatnya masing-masing. Tapi yang akan kita diskusikan pada pertemuan kali ini ialah tentang suku-suku yang ada di Indonesia.
Indonesia dikenal sebagai negara yang disusun oleh beragam suku bangsa. Di Indonesia sangat banyak sekali suku-suku, seperti suku Aceh, Ulu Sungkil Karo, Batak, Nias, Minang, Pilang Guci, Ogan, Rejang, Sakai, Anak Dalam, Bajau, Penghulu, Kubu, Pasemah, Lampung, Enggoro, Betawi, Banten, Sunda, Badui, Jawa, Samin, Karimun, Tengger, Madura, Bali, Bima, Sasak, Sabu, Sumba, Melayu, Dayak, Punan, Kayan, Tidung, Maanyan, Dayak, Banjar, Gorontalo, Minahasa, dan masih banyak lagi suku-suku yang belum kami sebutkan seperti suku yang berada di Pulau Irian Jaya yaitu, Asmat, Dani, Blak dan lain-lain.
Dan yang membedakan suatu suku dengan suku lainnya adalah bahasa. Bahasa sebagai wujud kebudayaan ternyata terbukti ampuh merangkum dan menghimpun banyak orang dalam satu ikatan suku bangsa. Paling tidak bahasa mampu menguatkan kesadaran kelompok.
Tapi kami tidak akan menerangkan semuanya, sebab di Indonesia ini sangat banyak sekali suku-sukunya sehingga tidak mungkin bagi kami untuk menjelaskan semuanya itu. Baiklah untuk mempersingkat waktu yang pertama ialah :
Suku Madura
Suku Madura ialah suku yang banyak berada di Pulau Jawa Timur, sebab memang disanalah tempat lahirnya orang madura. Ciri-ciri dari orang madura ini diantaranya ialah :
? Didalam kehidupan sehari-hari orang madura seringkali menggunakan logat maduranya ketika sedang berbicara, apalagi bila sedang berbicara dengan sesama orang madura pasti akan menggunakan bahasa madura asli.
? Kulit orang madura kebanyakan berwarna hitam, tapi ada juga yang kulitnya berwarna putih kehitam-hitaman, tergantung dari keturunan masing-masing orang.
? Bila berhadapan dengan orang yang belum dikenalnya kebanyakan pendiam.
Suku Melayu
Suku Melayu merupakan suku yang mempunyai ciri agak menarik, suku melayu ini banyak terdapat di Pulau Kalimantan dan Sumatra. ciri-ciri yang menonjol dari suku melayu ini ialah :
Dibawah ini adalah gambar orang Melayu yang berhasil saya ambil gambarnya ketika dia sedang merokok tapi sebelumnya saya dimarahi dan ditanyainya apa dan kenapa, terus saya jawab dengan terus terang saja, ya dia mau saja. Ternyata ciri-ciri orang Melayu juga cepat marah.
? Bahasanya yang khas serta mempunyai ciri tertentu seperti bahasanya mirip dengan bahasa resmi di Malaysia, sebab Malaysia itu Juga berada di Pulau Kalimantan makanya banyak keturunan orang melayu yang berada di Malaysia. Ataupun banyak orang melayu yang berketurunan Malaysia.
? Warna kulitnya tidak hitam juga tidak putih tergantung dari keturunannya masing-masing.
Suku Tiong Hoa
Suku Tiong Hoa sebenarnya bukan suku asli yang berada di Indonesia, tapi merupakan suku keturunan. Suku Tiong Hoa ini kebanyakan berada di Pulau Kalimantan, ciri-ciri yang sangat menonjol dari suku Tiong Hoa ini ialah :
? Seperti yang kita ketahui kalau orang Tiong Hoa itu kulitnya berwarna putih, tapi ada juga orang Tiong Hoa yang kulitnya tidak berwarna putih, itu karena pengaruh lingkungan ataupun factor keturunan seperti ayah Madura dan ibu Tiong Hoa, makanya tidak sedikit orang Tiong Hoa yang berkulit selain putih.
? Dalam bekerja orang Tiong Hoa itu sangat rajin dan terampil.
? Mempunyai bahasa yang sangat berbeda sekali dengan bahasa suku-suku yang ada di Indonesia sebab bahasanya ini ialah bahasa yang digunakan orang Tiong Hoa, dinegara asalnya.
? Ciri-ciri lainnya ialah matanya agak sipit, tapi ada juga yang matanya tidak sipit tergantung dari factor keturunan.
? Rata-rata orang cina itu kebanyakan mata pencahariannya berdagang, karena berdasarkan cerita dahulu ada seorang pedagang Cina yang datang ke Indonesia lama-lama ia menetap di Indonesia, maka dari itu orang Tiong Hoa kebanyakan Pedagang.
Suku Jawa
Suku Jawa ialah suku yang sangat cepat persebarannya di Indonesia, sebab kita lihat dimana-mana banyak sekali orang Jawa. Dan orang Jawa ini banyak berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. Ciri-ciri yang dapat dilihat dari suku Jawa ini ialah :
? Cara berbicaranya yang khas dan terkadang dalam pembicaraan sehari-hari bahasanya ini nampak sekali dan sangat jelas didengar. Bahasanya juga ada yang kasar dan ada yang halus.
? Tingkah laku dari orang Jawa ini sopan dan patut ditiru, tapi ada juga orang jawa yang tingkah lakunya macam-macam maksudnya tidak sopan.
? Kulitnya tidak terlalu putih dan tidak terlalu hitam tapi sedang-sedang saja.

Di Jawa juga ada upacara-upacara system religi seperti gambar di atas, gambar di atas ialah upacara sekaten.
Suku Asmat
Suku Asmat di Indonesia sangat sedikit sekali, karena asal suku asmat ini banyak berada jauh di Pulau Irian Jaya oleh karena itu persebarannya pun sedikit. Ciri-ciri dari suku Asmat ini ialah :
? Seperti yang kita lihat di televisi kebanyakan suku Asmat ini berkulit hitam dan kebanyakan berambut keriting.
? Bila berbicara mereka masih menggunakan bahasa daerahnya sendiri.
? Mereka juga suka membuat patung-patung, karena masih menganut paham animisme.
Suku Dayak
Suku Dayak ini banyak berasal dari Pulau Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Ciri-ciri dari orang Dayak ini ialah :
? Cara berbicaranya yang sangat khas sekali, dan terkadang cara berbicaranya itu sedikit kasar yang membuat orang bisa marah dan jengkel. Tapi walaupun cara berbicaranya kasar sebenarnya hatinya itu baik.
? Kebanyakan orang dayak berkulit putih tapi tidak semua orang dayak berkulit putih.
Suku Batak
Suku Batak banyak berasal dari Sumatra utara. Ciri-ciri dari orang Batak ini ialah :
? Bila dia berbicara dengan orang lain sedikit kasar, tapi kadang membuat orang tertawa.
? Sifatnya yang cepat marah dan mau menang sendiri.
Suku Sunda
Suku sunda banyak berasal dari Jawa Barat. Ciri-ciri yang menonjol dari suku Sunda ini ialah :
? Bahasanya yang cukup menarik karena setiap dia berbicara selalu diikuti kata “teh”.
? Mempunyai budi pekerti yang baik.
? Mempunyai wajah yang tampan dan rupawan tapi ada juga yang wajahnya biasa-biasa saja.
Suku Betawi
Suku Betawi ini biasanya banyak berada di Jakarta. Ciri-ciri yang menonjol dari suku Betawi ini ialah :
? Bahasanya yang unik.
? Adat istidatnya yang sopan tapi ada juga yang tidak sopan.
Suku Bali
Banyak sekali ciri-ciri yang menarik dari suku Bali ini tetapi bila kita pergi ke Pulau Bali pasti kita terpesona akan alamnya yang sangat indah dan kita juga akan menemukan ciri-ciri orang Bali seperti :
? Orang Bali kebanyakan beragama Hindu.
? Cara berbicaranya pun sangat halus dan khas, tapi ada juga yang bahasanya susah dimengerti karena menggunakan bahasa asli Bali.
? Mempunyai adat istiadat yang baik.
? Mempunyai kebudayaan tinggi yang unik dan kaya dengan berbagai ekspresinya. Contohnya seperti tarian Bali.
? Keunikan Bali juga terlihat dari system social masyarakatnya. Salah satunya adalah kesatuan social yang disebut Banjar. Banjar merupakan bentuk kesatuan-kesatuan social yang didasarkan atas kesatuan wilayah.
Gambar ini saya ambil dari sebuah buku pelajaran, disitu menyebutkan bahwa Bali adalah sebagai salah satu surga dunia yang memikat jutaan orang. Baik dari dalam maupun dari luar negeri mengunjungi Pulau ini.
Demikianlah, ringkasan ini kami buat dengan sebaik-baiknya.

Sumber : https://fixguy.wordpress.com/makalah-macam-macam-suku/

Tertib Lalu Lintas

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sekarang ini, bersepeda motor bagi kalangan pelajar merupakan suatu hal yang biasa, sekaligus merupakan kebutuhan mereka untuk berangkat ke sekolah. Berseda motor tidak bisa lepas dari peraturan lalu lintas sekaligus rambu-rambu lalu lintas. Tetapi menurut mereka tata tertib lalu lintas bukan hal yang penting lagi. Apalagi dengan adanya teknologi yang sangat canggih sekarang ini sehingga apa yang mereka inginkan dan mereka butuhkan bisa terpenuhi dalam waktu yang singkat. Mereka menganggap bahwa teknologi yang canggih tersebut merupakan kebutuhan primer bagi mereka. Sedangkan di luar itu, ada hal yang penting bagi mereka, yang dapat menyelamatkan jiwa mereka. Itulah budaya tertib lalu lintas di jalan.
Pelajar mengira bahwa bersepeda motor itu tidak akan membuat mereka rugi dan akan selalu selamat sampai tujuan. Mereka lupa bahwa kita hidup ini tidaklah sendiri. Meskipun kita sudah hati-hati apakah orang lain akan sama dengan apa yang inginkan. Menurut data catatan PT Jasa Raharja Cabang Jatim terungkap 70 persen dari total 4.286 korban kecelakaan sepanjang Januari hingga Maret 2014 adalah usia produktif. Kebanyakan dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan pegawai swasta.Menurut Kepala Cabang PT Jasa Raharja Jatim Armanda, tinggi angka kecelakaan yang dialami pelajar dan mahasiswa ini disebabkan karena faktor ego dan emosi yang labil. Ini mengidentifikasikan bahwa budaya tertib lalu lintas di jalan semakin berkurang.
Bahkan dengan bukti tersebut pelajar belum juga menyadari bahwa budaya tertib lalu lintas sangatlah penting demi keselamatan mereka sendiri. Mereka semakin tidak menghiraukan hal tersebut. Dari sinilah penulis mencoba membahas sebab budaya tertib lalu lintas semakin menurun dan bagaimana penyelesaiannya.
1.2 Batasan Masalah
Dengan masalah yang kompleks itu tentang budaya tertib lalu lintas di jalan. Maka penulis membatasi permasalahan-permasalahan mengenai hal tersebut yaitu kendala-kendala dan cara penyelesaian untuk mewujudkan budaya tertib lalu lintas di jalan pada kalangan pelajar.
1.3 Tujuan
1.3.1 Untuk mengetahui kendala menumbuhkan budaya tertib lalu lintas di jalan yang semakin semakin menurun
1.3.2 Untuk mengetahui pentingnya memiliki budaya tertib lalu lintas di jalan
1.3.3 Untuk menemukan penyelesaian dalam menumbuhkan budaya tertib lalu lintas di jalan





BAB II
LANDASAN TEORI
Pengertian lalu lintas, menurut Djajoesman (1976:50) bahwa secara harfia lalu lintas diartikan sebagai gerak (bolak balik) manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sarana jalan umum. Sedangkan menurut Poerwadarminta dalam kamus umum bahasa Indonesia (1993:55) menyatakan bahwa lalu lintas adalah berjalan bolak balik, hilir mudik dan perihal perjalanan di jalan dan sebagainya serta berhubungan antara sebuah tempat dengan tempat lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa lalu lintas adalah gerak/pindahnya manusia, hewan, atau barang dari satu tempat ke tempat lain di jalan dengan menggunakan alat gerak.
Alat gerak yang dapat digunakan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, itu yang sering disebut sebagai kendaraan. Di samping itu, kendaraan terbagi menjadi 2 jenis yaitu kendaraan bermotor dan kendaraan tidak bermotor. Kendaraan bermotor yaitu kendaraan yang menggunkan mesin untuk bisa berjalan. Contohnya sepeda motor, mobil, dan lain-lain. Sedangkan kendaraan tidak bermotor yaitu kendaraan yang tidak menggunakan mesin untuk bisa bergarak tetapi dengan cara menggunakan tenaga manusia atau hewan. Misalnya andong, becak, dan lain-lain.
Di samping itu semua, lalu lintas tidak lepas dari rambu-rambu lalu lintas. Rambu-rambu lalu lintas adalah satu alat perlengkapan jalan dalam bentuk tertentu yang memuat lambang, huruf, angka, kalimat ataupun perpaduan di antaranya, yang digunakan untuk memberikan peringatan, larangan, perintah dan petunjuk bagi pemakai jalan. Sehingga mengerti rambu-rambu lalu lintas sangatlah berguna. Karena dengan rambu-rambu lalu lintas pemakai jalan dapat mengerti situasi jalan yang mereka lewati. Sehingga kecelakaan pada lalu lintas tidak akan terjadi. Banyak orang terutama kalangan pelajar tidak mau mempelajari tentang rambu-rambu lalu lintas yang ada.
Selain itu mengerti tentang marka yang ada juga sangatlah penting. Yaitu marka jalan yang artinya suatu tanda yang berada di permukaan jalan atau di atas jalan yang meliputi peralatan/tanda garis membujur, melintang, garis serong, serta lambang lainnya yang berfungsi untuk mengarahkan arus lalu lintas yang membatasi daerah kepentingan lalu lintas. Marka itu dapat berwarna putih atau kuning. Marka dapat memberi isyarat apakah kita diperbolehkan medahului pemakai jalan yang ada di depan kita atau tidak. Kalau kita tidak memahaminya, maka keselamatan kita terancam. Itulah yang sering disebut dengan kecelakaan.
Kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristiwa di jalan yang tidak disangka-sangka dan tidak sengaja melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pemakai jalan lainnya,mengakibatkan korban manusia atau korban harta benda (pasal 93 peraturan pemerintah nomor 43 tahun 1999). Oleh karena itu, kecelakaan tidak bisa kita hindari tetapi kita bisa mencegahnya. Tetapi untuk mencegahnya membutuhkan kesadaran dari setiap masing-masing pemakai jalan. Sehingga budaya tertib lalu lintas di jalan sangatlah dibutuhkan. Karena dengan budaya tersebut dapat mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi, dimana dari tahun ke tahun tingkat kecelakaan semakin meningkat.
Sedangkan menurut Djajoesman (1976:67) menyatakan bahwa kecelakaan adalah kejadian yang tidak disengaja atau tidak disangka-sangka dengan akibat kematian, luka-luka atau kerusakan benda-benda. Oleh karena itu berhati-hati di jalan sangatlah penting. Kalau tidak maka keselamatan kita yang terancam. Pemerintah menetapkan beberapa kebijakan yang mengatur tentang berlalu lintas. Seperti halnya mengenai kelengkapan yang harus dipenuhi oleh pemakai jalan. Itu semua memiliki tujuan, contohya pemakai jalan harus memakai helm untuk keselamatan kepala, menyalakan lampu utama pada kondisi tertentu untuk memberi tahu adanya pemakai jalan, mesin yang masih orisinil karena kualitas mesin tersebut sudah diuji kelayakannya, dan kebijakan lainnya.


BAB III
PEMBAHASAN
  1. Kendala dalam Mewujudkan Budaya Tertib Lalu Lintas di Jalan
Berkendaraan motor bagi pelajar saat ini merupakan suatu kebutuhan. Karena mereka memerlukan alat transportasi untuk bisa berangkat ke sekolah. Sehingga sebagian besar pemakai jalan yaitu dari kalangan pelajar. Diantara mereka sangat sedikit yang memiliki budaya tertib lalu lintas di jalan. Karena mereka tidak mengerti apa itu budaya tertib lalu lintas. Mereka lebih memprioritaskan dalam mengikuti perkembangan teknologi di era globalisasi kali ini. Mereka berusaha agar tidak gagap teknologi karena mereka malu untuk bergaul kalau sampai mereka ketinggalan dalam perkembangan teknologi. Anggapan mereka itu tidak salah karena kita harus selalu mengikuti perkembangan jaman. Tidak kalah penting dari itu adalah budaya tertib lalu lintas yang seharusnya dimiliki oleh kalangan pelajar. Mengapa? Karena bisa kita amati di jalan sebagian besar pemakai jalan adalah pelajar, sehingga tidak bisa dipungkiri kalau budaya tertib lalu lintas sangatlah penting untuk dimiliki oleh pelajar.
Tetapi untuk menumbuhkan ataupun mewujudkan budaya tertib lalu lintas pada kalangan pelajar sangatlah sulit. Karena mereka lebih menyukai hal-hal yang bisa membuat mereka senang. Mereka lebih menyukai hal-hal baru yang lebih menarik. Adapun beberapa kendala dalam mewujudkan budaya tertib lalu lintas di jalan pada kalangan pelajar yaitu:
1. Pengawasan yang kurang dari pihak kepolisian
Pelajar sekarang tidak akan mematuhi peraturan jika tidak ada yang mengawasinya, meskipun peraturan tersebut dibuat oleh pemerintah. Pelajar sekarang, tidak akan berubah kalau belum merasa jerah atas perbuatan yang melanggar peraturan. Kalaupun mereka melakukan pelanggaran mereka kira tidak akan ada yang melihat sikap mereka itu. Dan juga mereka menganggap apa yang mereka lakukan tidak akan diberikan sanksi karena tidak ada pengawasan dari pihak kepolisian. Pelajar sekarang dapat melakukan apapun sesuai keinginan mereka. Sehingga tertib lalu lintas kalau tidak mereka inginkan maka tidak akan mereka lakukan.
2. Kebijakan pemerintah yang belum tegas
Pemerintah memang telah membuat peraturan tentang tertib lalu lintas. Tetapi tindak lanjut dari pemerintah sangatlah kurang. Meskipun dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 293 ayat 1 yang berbunyi setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). Tetapi tidak ada tindak lanjut dari kebijakan tersebut. Sehingga pelajar tidak takut jika mereka melanggar peraturan yang dibuat pemerintah. Bahkan dari mereka meremehkan fungsi lampu utama. Contohnya saja pada keadaan tertentu seperti waktu terjadi kabut seharusnya kita menyalakan lampu utama. Tetapi mereka tidak menghiraukan itu, mereka anggap itu tidak penting untuk keselamatan mereka.
3. Minimalnya pengetahuan kalangan pelajar terhadap budaya tertib lalu lintas
Kurangnya sosialisi baik dari pemerintah ataupun dari pihak kepolisian tentang pentingnya tertib lalu lintas di jalan pada kalangan remaja. Hampir tidak pernah ada sosialisasi mengenai apa yang dimaksud dengan lalu lintas, rambu-rambu lalu lintas, dan sebagainya yang berhubungan dengan lalu lintas. Adapun sosialisasi hanya terbatas dari beberapa perwakilan setiap sekolah yang mengikuti sosialisasi tersebut. Meskipun kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan perwakilan tiap sekolah itu dapat meneruskan informasi yang mereka dapat dari diselenggarakannya kegiatan tersebut kepada teman-teman yang lain. Tetapi itu semua belumlah efektif.
Kalaupun ada sosialisasi untuk seluruh siswa dalam suatu sekolah, itupun dapat terlaksana dalam upacara saja. Sehingga informasi yang disampaikan itu belum bisa dicerna secara keseluruhan oleh peserta upacara. Karena dengan kondisi pelajar berdiri, meskipun yang disampaikan oleh perwakilan dari pihak kepolisian mengenai pentingnya budaya tertib lalu lintas itu tidak akan didengarkan oleh peserta upacara. Yang ada dipikiran mereka adalah kapan pelakdalsanaan upacara akan segera selesai.
Dan sosialisasi yang kurang menarik merupakan salah satu kendala untuk mewujudkan budaya tertib lalu lintas. Kalangan pelajar lebih suka ketika sosialisasi itu tidaklah terlalu serius dan tidak terlalu penuh canda. Sehingga perlu sosialisasi tentang budaya tertib lalu lintas dibawakan dengan cara yang semenarik mungkin.
4. Budaya pelajar dalam berangkat sekolah
Kenapa hal ini dapat dijadikan kendala dalam menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas. Hal ini disebabkan karena mayoritas dari pelajar membudayakan berangkat sekolah yang mepet dengan waktu masuk sekolah mereka. Dengan dibayangi sanksi yang akan mereka terima di sekolah, para pelajar menjadi kurang memperhatikan rambu-rambu di jalan. Sehingga keselamatan pelajar itu sendiri dan pengguna jalan lain terancam.
5. Masih labilnya ego pelajar
Mengapa hal ini dapat menjadi kendala dalam mewujudkan budaya tertib lalu lintas di jalan. Karena dengan adanya ego pelajar yang masih labil sangat mengancam keselamatan mereka. Ketika kondisi pemakai jalan yaitu kalangan pelajar sekaligus kondisi batin mereka yang tidak stabil maka mereka tidak akan menghiraukan rambu-rambu lalu lintas yang ada. Bahkan mereka sering melamun ketika berkendara, tidak melihat warna lampu merah, berkendara dengan kecepatan tinggi, dan masih banyak lagi. Mereka bersikap seperti itu karena mereka ingin meluapkan semua egonya ketika di jalan tanpa mempertimbangkan keselamatan mereka. Sehingga kendala inilah yang sering terjadi pada kalangan remaja. Mereka belum merasa percaya diri terhadap dirinya sendiri. Ego yang labil ini tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga membahayakan pemakai jalan yang lain.
2. Pentingnya Budaya Tertib Lalu Lintas di Jalan
Budaya tertib lalu lintas sangatlah bermanfaat bagi kita. Rambu-rambu lalu lintas dibuat karena untuk memberitahukan sesuatu hal baik itu bersifat peringatan, larangan, perintah dan petunjuk bagi pemakai jalan. Sehingga rambu-rambu tersebut untuk ditaati sekaligus dapat memberikan informasi tentang kondisi jalan yang ada saat itu. Beberapa manfaat akan kita dapatkan ketika kita memiliki budaya tertib lalu lintas, antara lain :
  • Sampai tujuan dengan selamat
Jika semua orang terutama kalangan pelajar memiliki budaya tertib lalu lintas maka keselamatanpun terjamin. Karena pelajar satu dengan yang lain saling memahami dan mengerti posisi mereka sama-sama pemakai jalan. Budaya tertib lalu lintas antara lain menjadi pengguna jalan yang baik, menaati rambu-rambu lalu lintas, serta peraturan yang mengenai lalu lintas. Sehingga mereka sampai tujuan dengan selamat.
  • Mengurangi tingkat kecelakaan pada kalangan pelajar
Menurut data catatan PT Jasa Raharja Cabang Jatim terungkap 70 persen dari total 4.286 korban kecelakaan sepanjang Januari hingga Maret 2014 adalah usia produktif. Kebanyakan dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan pegawai swasta. Sehingga dengan adanya kesadaran dalam memiliki budaya tertib lalu lintas maka dapat mengurangi tingkat kecelakaan pada kalangan pelajar.
  • Mengurangi tingkat pelanggaran lalu lintas
Dengan adanya budaya lalu lintas di jalan pada kalangan pelajar, maka tingkat pelanggaran lalu lintaspun akan berkurang. Sehingga kedamaian pemakai jalan akan lebih meningkat. Contohnya memakai mesin knalpot yang berstandart nasional makan pemakai jalan yang lain tidak akan terganggu dengan suara knalpot yang tidak berstandart nasional.
3. Penyelesaian untuk Menumbuhkan Budaya Tertib Lalu Lintas di Jalan
Mengapa menumbuhkan budaya tertib lalu lintas di jalan pada kalangan pelajar harus dimulai dari sekarang. Hal ini dikarenakan sikap pelajar untuk membudayakan tertib lalu lintas di jalan semakin menurun. Kebanyakan mereka tidak mempedulikan rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan. Pelajar tidak pernah merasa jerah dengan apa yang mereka lalukan, meskipun hal itu telah melanggar lalu lintas.
Hasil studi terungkap bahwa 42% dari 1260 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada umumnya diawali dengan pelanggaran lalu lintas oleh pengemudi, sisanya sebanyak 58% disebabkan oleh kondisi kendaraan, jalan, dan alam. Melihat itu semua diperlukan kegiatan pengendalian lalu lintas secara menyeluruh dan terpadu, tidak cukup hanya penegakan hukum semata, namun perlu melakukan upaya yang ditunjang oleh seluruh komponen bangsa, adanya peran aktif dari masyarakat dalam mewujudkan rasa kesadaran dan disiplin dalam melakukan aktivitas di jalan.
Terutama di kalangan pelajar menumbuhkan budaya tertib lalu lintas di jalan sangatlah sulit. Meskipun ada penyampaian tentang hal tersebut oleh pihak kepolisian, mereka tidak mau mendengarkannnya. Dikarenakan dalam penyampian tersebut kurang adanya komunikasi antara narasumber dan pelajar. Beberapa dari mereka kurang tertarik dengan materi yang disampaikan. Padahal materi tentang budaya tertib lalu lintas sangatlah bermanfaat bagi mereka.
Penyelesaian dari masalah ini bisa dengan cara mendatangkan motivator sekaligus korban kecelakaan yang masih hidup/ narapidana karena telah melakukan pelanggaran lalu lintas. Guru terbaik adalah pengalaman, pengalaman itu datang dari diri sendiri atau orang lain. Jadi pengalaman dari orang lain sangatlah penting untuk bisa diceritakan kepada pelajar. Dengan demikian mereka bisa berkaca dari pengalaman orang tersebut. Dan mampu merubah sikap mereka yang menganggap remeh budaya tertib lalu lintas di jalan.
Kegiatan ini memang dipandang biasa, apabila diteliti secara detail lagi sebenarnya kegiatan seperti ini memiliki manfaat yang sangat besar bagi pelajar. Karena penyampaian ini secara langsung dari korban dan pelaku yang melanggar lalu lintas. Yang sering dilakukan yaitu penyampaian materi oleh pihak kepolisian dan itupun sangat monoton.
Motivator kali ini berperan mengajak pelajar untuk mengenali diri mereka sendiri. Motivator menjelaskan kewajiban dari seorang pelajar, membuka hati mereka bahwa pelajar yaitu generasi bangsa. Generasi yang akan meneruskan perjuangan para pahlawan dan yang akanmewujudkan cita-cita bangsa. Generasi bangsa yang menjadi korban kecelakaan dari tahun ke tahun semakin meningkat. Lalu dengan fakta yang seperti ini siapa yang akan meneruskan perjuangan para pahlawan?
Setelah para pelajar mulai memahami siapa diri mereka dan apa yang seharusnya mereka lakukan sebagai pelajar. Kita datangkan korban kecelakaan yang masih hidup, korban kecelakaan itu diakibatkan karena telah melanggar peraturan lalu lintas. Korban kecelakaan itu dimisalkan orang A. Sedangkan kita datangkan juga narapidana karena telah melanggar peraturan lalu lintas. Narapidana tersebut kita misalkan orang B. Orang A membagikan pengalamannya waktu ia mengalami kecelakaan, menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut. Dan penyebabnya yaitu karena oarang A tersebut telah melakukan pelanggaran lalu lintas. Ini membuktikan budaya tertib lalu lintas sangatlah penting bagi keselamatan pelajar.
Sedangkan untuk orang B menjelaskan bahwa orang tersebut masuk penjara karena telah melanggar lalu lintas. Ini membuktikan bahwa pihak kepolisian juga bertindak tegas terhadap pelaku yang melanggar lalu lintas. Sehingga dengan cara seperti mampu menumbuhkan kembali budaya tertib lalu lintas di jalan.
Setelah itu pihak kepolisian mengklarifikasi alasan pihak kepolisian menindak pelaku pelenggaran-pelanggaran lalu lintas. Dengan adanya kombinasi penyampaian dari motivator, korban dan pelaku yang melanggar lalu lintas serta pihak kepolisian sehingga mampu membuat pelajar mengubah sikap mereka dalam budaya tertib lalu lintas. Dengan kegiatan yang menarik seperti ini, pelajar mau mendengarkan sekaligus merenungkan perilaku mereka selama ini.


BAB IV
KESIMPULAN

– Kesimpulan
Kendala dalam menumbuhkan tertib lalu lintas di jalan pada kalangan pelajar antara lain pengawasan yang kurang dari pihak kepolisian, kebijakan pemerintah yang belum tegas, minimalnya pengetahuan kalangan pelajar terhadap budaya tertib lalu lintas, budaya pelajar dalam berangkat sekolah, dan masih labilnya ego pelajar. Padahal memiliki budaya tertib lalu lintas sangatlah bermanfaat bagi pelaja antara lain sampai tujuan dengan selamat, mengurangi tingkat kecelakaan pada kalangan pelajar, dan mengurangi tingkat pelanggaran lalu lintas. Oleh karena penyelesaian dari masalah itu adalah dengan mendatangkan motivator, koran dan pelaku yang melanggar lalu lintas, serta pihak kepolisian. Karena dengan adanya korban kecelakaan yang masih hidup dan narapidana akibat melanggar lalu lintas yang menyampaikan mampu mengubah sikap pelajar terutama dalam menumbuhkan budaya tertib lalu lintas di jalan.
– Saran
Pihak kepolisian lebih tegas dalam menindak pelaku yang melanggar peraturan lalu lintas tanpa memandang siapa pelaku tersebut.


DAFTAR PUSTAKA
file:///D:/PELAJAR%20PELOPOR%202014/MAKALAH/Arpandi.com%20%20PENGERTIAN%20LALU%20LINTAS.htm
file:///D:/PELAJAR%20PELOPOR%202014/MAKALAH/Pelajar%20dan%20Mahasiswa%20Korban%20Kecelakaan%20Terbanyak%20di%20Jalan%20Raya%20-%20Surya.htm
file:///D:/PELAJAR%20PELOPOR%202014/MAKALAH/Sri%20Umbang%20Sulastri%20%20Pengertian%20lalu%20lintas.htm
file:///D:/RAMBU%20LALU%20LINTAS/arti-dan-lambang-rambu-lalu-lintas.html
file:///D:/RAMBU%20LALU%20LINTAS/undang-undang.htm

Fajar Arnie, Somardi dan Chairul Muriman. 2013. Model Integrasi Pendidikan Lalu Lintas Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan SMA/MA.

http://fitri15100.web.unej.ac.id/2015/08/18/makalah-tertib-lalu-lintas/